Tag: diskursus twitter

  • Bajakan, oh, Bajakan

    Bajakan, oh, Bajakan

    Salah satu topik yang konsisten dan sering ramai di jagat twitter perbukuan: buku bajakan. Dari keramaian opini dan respon tentang ini, aku mengamati adanya benang kusut yang pengen aku sedikit bahas di sini. Berjamurnya buku bajakan yang dijual (serta terjual banyak) di berbagai lapak online, meski para pelaku usaha industri sudah melaporkan ke platform bersangkutan,…

    Read More

    //

  • Secuil Uneg-Uneg Pembaca/Penerjemah

    Secuil Uneg-Uneg Pembaca/Penerjemah

    “Kenapa enggak bisa happy saja sih, ada toko buku baru, punya siapa saja, itu kan patut dirayakan? Apalagi di zaman darurat membaca (buku) seperti sekarang…” begitulah kurang lebih respon dari beberapa warganet, pas aku pernah nge-tweet menyindir perkara si gurita super besar di industri perbukuan konoha yang saat itu baru saja membuka toko buku mungil…

    Read More

    //

  • Berusaha Adil dalam Tulisan

    Berusaha Adil dalam Tulisan

    Perpanjangan dari diskursus yang sempat saya singgung di sini, saya ingin merespons esai Mas Yohan Fikri di atas. Berlandaskan salah satu artikel ilmiah yang dijadikan acuan oleh Mas Yohan, “The Problem of Speaking for Others” – Linda Alcoff, bagaimana pentingnya disclaimer dibarengi dengan critical interrogation, maka saya akan memberi disclaimer bahwa saya tidak bekerja penuh…

    Read More

    //